Rangasthalam, Perjalanan Heroik Aktivis Gerakan Ganti Presiden


Belakangan ini Bollywood memberikan kita beberapa tontonan yang menarik dengan menyajikan cerita inspiratif. Film terbaru adalah Rangasthalam, film yang baru rilis tahun ini. Di Internet Movie Database (IMDb) film ini diberi nilai 8,7/10. 

Film ini bercerita tentang politik di sebuah pedalaman India yang bernama Rangasthalam. Perkampungan yang sudah dikuasai oleh seorang Presiden (begitu warga menyebut pemimpinnya di daerah itu) selama 30 tahun, sang Presiden begitu ditakuti dan disegani oleh warganya, tidak ada yang berani membantah, bahkan banyak warga tidak tahu nama asli dari sang Presiden, yang mereka tahu hanya panggilan "Pak Presiden". 

Masalahnya, selama 30 tahun kepemimpinannya, warga Rangasthalam tidak sejahtera bahkan bertambah miskin, utang dan riba membelit masyarakat hingga tidak hanya kehilangan harta dan tanah mereka yang menjadi lahan pencaharian, banyak warga sampai bunuh diri karena tidak sanggup menghadapi himpitan ekonomi. Tapi di setiap pemilu, tidak ada yang menjadi rivalnya, bahkan di daerah itu hanya satu bendera partai yang berkibar. 

Melihat ketidakadilan ini, seorang warga Rangasthalam terpelajar, Kumar Babu berinisiatif mendaftarkan diri sebagai calon Presiden, bersama saudaranya yang tuli, Chitti Babu berjuang untuk melawan presiden. Dan konflik pun meruncing setelah mereka mendeklarasikan diri sebagai tim penantang.


Parahnya, warga Rangasthalam sudah putus asa, baik kaum muda maupun tuanya, bagi mereka menderita seperti yang mereka rasakan selama 30 tahun lebih baik daripada harus melawan Presiden saat ini. Tidak ada harapan, perjuangan Kumar Babu dan saudaranya semakin sulit, selain harus melawan Presiden mereka juga harus meyakinkan warga tentang niat baiknya. 

Walaupun berbicara tentang politik di sebuah pedalaman namun film ini menyajikan intrik politik yang ngeri. Penonton akan dibuat tidak bernafas karena ketegangan yang diciptakan, namun kita juga dihibur dengan cara kampanye yang dilakukan oleh Kumar Babu dan timnya. 

Film ini juga menceritakan tentang citra seorang pemimpin, betapapun dia sangat jahat dan tidak pro rakyat, tapi citranya di depan publik dia adalah seorang yang relegius, rajin melakukan ritual agamanya. Walaupun dia berkuasa, namun dia tidak menekan lembaga yang berwenang untuk turut campur menggagalkan rivalnya, dia lebih memilih jalur preman yang dimilikinya. 

Chitti Babu seoarang pemuda desa yang tuli menjadi starring dalam film ini, dia harus berjuang melindungi saudaranya, Kumar Babu ditengah ancaman pembunuhan dari lawan politiknya. Adegan tentang perjuangan Chitti Babu ketika melindungi saudaranya  adalah adegan yang paling menguras emosi penonton.

Saya tidak akan menceritakan spoiler film ini, jika anda penasaran silahkan nonton.


Filmnya menggunakan alur flashback, maju mundur, jadi penonton harus konsentrasi supaya tidak kehilangan jejak cerita. Durasinya sangat panjang, 2 jam 53 menit, artinya 3 jam kurang 7 menit. Jadi saran saya, siapkan waktu luang untuk menonton filmnya. 

Penonton harus sabar, karena prolog menuju konflik dalam film ini cukup panjang. Awalnya bercerita tentang Chitti Babu dan kebiasaan warga Rangasthalam.

Di akhir tulisan ini saya cuma mau ingatkan bahwa seperti kebanyakan film Bollywood lainnya, penonton akan disajikan tarian dan beberapa lagu. Menurut saya, lagu-lagu dalam film  biasa-biasa saja, tidak sebaik lagu di film bollywood lainnya yang pernah booming di Indonesia. 

Pemainnya juga tidak populer seperti Aamir Khan dan Salman Khan. Namanya Ram Charan, beberapa film sudah dia bintangi.

Ending film ini susah ditebak dan dari pemaparan saya di atas tidak mencerminkan ending yang akan disajikan kepada penonton. 

Comments

Post a Comment