TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Mahdi, Kaulah Doa-Doa Itu

Satu tahun yang lalu, saya merasa utuh sebagai lelaki karena hadirmu. Air mata bahagia tumpah saat mendengar tangismu, dan kata-kata tercekat ketika melafazkan azan di telingamu.

Setelah melafaz akad nikah saya mencoba menjadi suami yang baik buat wanita yang melahirkanmu, dan saat ini ketika mendengar raung tangismu saya mempunyai tanggung jawab lebih, harus menjadi ayah dan imam bagimu.

Nak, kau permata bagi orang tuamu, ditengah keterbatasan yang kami miliki, kau adalah prioritas, menjadikanmu berkecukupan dan tak kekurangan.

Kau adalah doa-doa yang terlantun bahkan sebelum ayahmu ini menikah, kelak diberikan keturunan yang mempunyai iman kokoh di hatinya, yah kaulah doa-doa itu.

No comments: