Penjual Songkolo dan Makar Pagi Ini

Mungkin saat saya melahap songkolo hitam dengan taburan serundeng kelapa manis, ikan teri kriuk kriuk plus sambelnya yang super pedas, Buni Yani masih berkutat dengan status tersangka yang disandangnya.

Penjual songkolo ini adalah seorang ibu cantik, usianya kisaran 40 an, masih kuat keliling sambil menenteng dua dagangannya, songkolo dan aneka kue tradisional.

Pagi ini bukan hanya menjajakan jualannya di depanku, tapi juga kegelisahannya. Menurut perempuan berkerudung ini, kebebasannya sebagai rakyat kecil terkekang, saya terkekeh mendengarnya, mungkin karena sama rasa.

Terkait penetapan Buni Yani sebagai tersangka, penjual songkolo berkata seperti ini, "Orang atas bisa berkata dan berbuat apa saja tanpa takut tapi orang bawah bicara sedikit saja kita takut walau punya bukti," katanya sebelum beranjak pergi... 

Mungkin #MakarPagiIni, disaat pribumi merasa takut berbicara di negerinya sendiri, tanah air yang telah dibela mati-matian oleh moyangnya.

Nama penjual songkolo dan tempat dirahasiakan... Karena saya tidak sempat menanyakan namanya.

Comments