Jika Ahok Adalah Lambang Kebhinekaan

Ahok, orang ini memang luar biasa, sejak menjadi perbincangan seru karena kasus penistaan agama yang dilakukan di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, namanya selalu terdengar dan terlihat, dia menjadi obrolan dan namanya menghiasi media. Setiap hari, setiap saat. Bahkan saya pernah berpikir, bisakah sejenak saja saya tidak melihat dan mendengar nama Ahok itu?

Namun orang ini dan pendukung fanatiknya pulalah yang membuat nafsu makan saya berkurang, bagi saya mereka ini membolak-balikkan logika, hancur! Kenapa? Ini alasan saya!

Ahok jelas-jelas sudah dijadikan tersangka penistaan agama oleh Bareskrim Polri, orang ini terbukti telah menistakan agama Islam lewat pernyataannya di Kepulauan Seribu. Itupun setelah berjuta umat Islam di seluruh pelosok negeri melakukan demo besar pada aksi damai 411. Namun jutaan pendemo ini dituduh sebagai pemecah belah NKRI. Itu tuduhan keji!

Maka aksi tandingan yang diberi nama Parade Kebhinekaan digelar oleh pendukung Ahok, pesan yang ingin disampaikan adalah merawat kebhinekaan. Entah kebhinekaan yang mana yang mereka maksud. Selama ini kebhinekaan di Indonesia terawat dengan baik. Harusnya pendukung Ahok ini diberi cermin agar mereka ngaca, bahwa Ahoklah yang harusnya diberi pesan untuk merawat kebhinekaan di bumi pertiwi ini.

Ahok harus menghormati keyakinan orang lain, bukan malah menistakan demi tujuan politik. Jika Ahok adalah lambang kebhinekaan, maka marilah kita saling menista agar kebhinekaan antara kita semakin kuat.

Jika menuntut agar Ahok dihukum atas penistaan agama yang telah dilakukan adalah mencederai kebhinekaan, maka biarlah. Namun apakah sebutan yang pantas bagi pelindung penista agama?

#ahok #kebhinekaan #aksi damai 411

Comments