Surat Ramadhan Buat Nay

Foto hadiah dari Akbarisme
Nay, padamu saya ingin bercerita tentang ramadhan yang  berbeda dan penuh makna.

Allah tahu waktu yang tepat, karena Dia tidak pernah terlambat, jika ramadhan kemarin kusambut sendiri hingga waktu terasa lambat, ramadhan kali ini kusambut bersama wanita hebat, kuharap ramadhan tidak berlalu cepat, tetaplah melambat.

Bersamamu kuharap ramadhan berwarna indah, keberkahan melengkapi jiwa mujahadah, semoga kelak menjadi syahadah.

Bersamamu dalam sahur dengan porsi yang terukur, menikmati menu ala kadarnya dengan rasa syukur, karena pada nikmat tidak boleh kufur.

Kugenggam tanganmu kuat-kuat, sekedar ingin berbagi semangat, hawa nafsu kita ikat, agar ibadah ramadhan terasa khidmat.

Jika terik siang terasa menyengat,  tetap lafazkan takbir sebagai penyemangat, lafazkan istigfar agar dosa selalu teringat, lafazkan tahmid agar tidak kufur nikmat, jangan lupa tahlil karena ada Allah sebagai penguat.

Menjelang buka adalah waktu mustajab, tadahkan tangan dalam doa saling mendekap, penuh harap doa terjawab, menembus hijab.

Jika dingin malam membuai dalam lelap, bangkitlah beribadah dalam senyap, nikmati sujud dalam gelap dan doa panjang penuh harap.

Ramadhan bersamamu dalam taat, semoga terhindar dari maksiat, bersungguh-sungguh dalam taubat, agar tidak masuk golongan orang sesat.

Yah! Ramadhan kita sambut bahagia lahir batin, semoga Allah memberkahi aku, kau dan janin yang berdetak dalam rahim. :-) Allahumma aamiin...

1 ramadhan 1436 H
Dalam perjalan pulang ke Sinjai bersama yang terkasih

Comments