TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Hujan di Bulan Juni di Mata Sahabatku



Hujan... Setiap orang punya cara tersendiri untuk menikmatinya. 

Ada yang menarik selimut kemudian terlelap sambil ditemani rintiknya, ada yang menyeruput kopi untuk mengimbangi dinginnya, adapula yang menatapnya dari balik jendela sambil ditemani masa lalunya, pun ada yang menghadirkan wajah orang-orang yang dicintainya, ada yang menjulurkan jemarinya sekedar untuk menyentuh airnya, namun adapula yang berlari dibawah guyurannya.

Bagaimanapun cara kita menikmati hujan, jangan lupa bisikkan doa sepenuh hati, karena hujan selalu menjadi waktu mustajab bagi mereka yang berdoa. Air hujan menghujam bumi dengan doamu menghujam langit.
-----
Sore ini Makassar diguyur hujan, beberapa teman update status, saya pun tertarik untuk kepo bagaimana pandangan mereka tentang hujan di awal bulan Juni ini. Dan Wow!

"Sebenarnya saya agak trauma dengan hujan, apalagi di bulan Juni, teringat banjir bandang Sinjai 2006 yang lalu" ungkap seorang teman."Tapi trauma bukan berarti membenci, hujan tetaplah waktu mustajab, mari berdoa," lanjutnya.

"Hujan di bulan Juni itu romantis, mengingatkan saya saat lamaran..., ketika hujan turun maka kesyukuran selalu hadir" kata Ayash, teman yang selalu merasa jadi orang paling romantis.

"Hujan... Hem tidak ada bedanya sih, hujan hanya terasa lebih dingin saja," Firman.

"Kau tau hujan selalu bikin deg-degan, kalau cuma diliat bikin-bikin deg-degan tapi coba main-main dibawah guyuran hujan, pasti rasanya beda, basah tapi bahagia" Mrs. Dumba-dumba yang lagi menunggu kejutan Tuhan di bulan Juni, kita doakan semua dia diberikan yang terbaik.

No comments: