TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Nabi yang Berprofesi Sebagai Tukang Jahit

"Dawud adalah seorang pembuat perisai, Adam seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan Musa adalah penggembala." (HR. Hakim)

Yah dialah Idris bin Yarid bin Mahlayil bin Qanin bin Anusy bin Syaits bin Adam, genarasi ke enam Nabi Adam lewat jalur turunan Nabi Syaits. 

Sebenarnya nama asli Nabi Idris adalah Khanukh, dalam Alkitab disebut Henokh, ada yang mengatakan bahwa asal mula nama Idris berasal dari kosa kata bahasa Arab, "darasa" yang memiliki arti belajar, karena Idris sering mempelajari mushaf Adam dan Syaits. Namun hal itu dibantah oleh Az-Zamakhsyari bahwa kata Idris bukan nama yang berasal dari bahasa Arab. Adapula yang mengatakan Idris adalah sebagai sebutan atau nama Arab bagi Akhnukh, nenek moyang Nuh.

Selain berprofesi sebagai penjahit dan mempelajari mushaf Adam dan Syaits kemudian mengajarkannya, Idris adalah salah seorang nabi penemu tulisan dan alat tulisnya. Nabi mulia ini juga dijuluki sebagai "Asad al-asad" (Singa dari segala singa) karena keberanian dan kegagahannya, sedangkan di dalam kisah lain, Idris diberi julukan "Harmasu al-Haramisah" (Ahli perbintangan). Keren!  Dia juga menguasai berbagai bahasa, ilmu perhitungan, ilmu alam, dan lain sebagainya.

........

Mengenai tempat kelahiran Nabi Idris ada yang mengatakan ia lahir dan tinggal di Babil, Iraq, ia berdakwah kepada kaumnya yang bernama bani Qabil dan Mempehis, sedang beberapa kisah menyebutkan Idris lahir di daerah Munaf, Mesir. (Wikipedia)

Semasa hidupnya dia berdakwah untuk menegakkan agama Allah, mengajarkan tauhid, dan beribadah menyembah Allah serta memberi beberapa pendoman hidup bagi pengikutnya supaya selamat dari siksa dunia dan akhirat.
.....

Dalam Al-quran kisah Idris disebut dalam empat ayat, surah Maryam ayat 56 - 57,dan Surah Al Anbiya ayat 85 - 86.

"...dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi, dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." (Maryam 19:56-57)

'"...dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris, dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh." (Al-Anbiya' 21:85-86)

......
Maksud dari "Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." dalam surah Maryam adalah bahwa Idris seperti Isa yang diangkat ke langit, namun tepat di langit ke empat, malaikat mencabut nyawa Idris.

Hal itu diceritakan dalam sebuah hadits dari Ibnu Abbas dan Ka'ab yang mengisahkan pengangkatan Idris ke langit, suatu hari Malaikat membawa Idris terbang ke langit di antara dua sayapnya, saat berada di langit ke empat, mereka berpapasan dengan malaikat maut yang tengah turun. Maka terjadilah dialog antara malaikat yang membawa Idris dengan malaikat maut.

"Mana Idris?" tanya malaikat maut,
"Dia ada di punggungku," jawab malaikat itu,
"Aneh sekali, aku tadinya diutus oleh Allah untuk mencabut nyawa Idris di langit ke empat maka akupun berkata, bagaimana bisa mencabut nyawanya di langit ke empat padahal Idris di bumi," kata malaikat maut, lalu diapun mencabut nyawa Idris di langit ke empat.

Yah siapapun dia, maut selalu datang tepat waktu dan di tempat yang tepat, sesuai yang telah ditakdirkan.
.....

Dalam perjalanan mi'raj Muhammad dikisahkan bahwa dia bertemu dengan Nabi Idris di langit ke empat, sebagaimana diriwayatkan dari Abbas bin Malik:
"... Gerbang telah terbuka, dan ketika aku pergi ke surga keempat, di sana aku melihat Idris. Jibril berkata (kepadaku), "Ini adalah Idris; berilah dia salammu." Maka aku mengucapkan salam kepadanya, dan ia mengucapkan, "Selamat datang, wahai saudaraku yang alim dan nabi yang saleh." sebagai balasan salamnya kepadaku." (Sahih Bukhari)
.....

No comments: