Secangkir Kopi untuk Kk Bro


Tulisan ini special untuk kk bro sebagai hadiah kecil di hari istimewanya. Tidak seberapa, diksinya pun tidak indah, hanya coretan kecil yang amburadul.

Kutulis ini sambil menyeruput secangkir Kopi Toraja, harumnya menusuk hidung apalagi ditemani rintik hujan yang mencumbui genteng, mungkin lain kali kita akan berdiskusi sambil menyeruput secangkir kopi, jika salah satu emosi maka bolehlah kita saling menyiram kopi.
….
Saya yakin banyak doa istimewa yang mengalir untukmu hari ini brother, doa untuk kebaikanmu, ada doa ibu yang selalu menemani langkahmu, doa adik-adik yang selalu menyokongmu, atau mungkin doa dari orang lain yang mengenalmu.

Brother, ditemani secangkir kopi baiknya sejenak kita merenung tentang perjalanan hidup yang telah dilalui, dan kita akan menemukan bahwa betapa Allah sangat sayang pada kita, memang ada duka yang menyapa dalam hidup namun tak terhitung kejadian membahagiakan yang terjadi, salah satunya adalah moment hari ini bukan?

Pangkat dan jabatan adalah hanya titipan dan saya tahu kau sangat paham akan hal itu, maka saya yakin bisa menemukan syukur dalam sikapmu, bukan berpoya karena itu bukan tipemu. Banyak yang mengekspresikan keberhasilannya dengan berpoya-poya sebagai ekspresi kebahagian, mungkin mereka lupa bahwa Tuhan yang memberinya kesuksesan sedang mengawasi tingkah lakunya. Semoga kita semua terjaga dari ekspresi kebahagiaan yang tidak beradab.

Setelah ini, akan banyak ujian kehidupan yang akan ditemui, tetaplah istiqamah dalam kebenaran yang kau yakini, tetaplah langka dalam sikap yang kau teguhi, karena kebenaran yang kita anut itu adalah nilai di mata Tuhan, Dia tidak memandang siapa yang paling berpangkat tapi siapa yang paling bertaqwa.

Dengan naiknya pangkatmu, semoga naik pula keimananmu, makin mantap posisimu di hadapan Tuhanmu. 

Comments