Tetaplah Jadi Manusia Langka itu!

Yang saya tahu tidak ada kata milad dalam kamus hidupmu, bahkan kau tidak suka bingkisan kado milad. Itu pengakuanmu, maka tulisan ini juga bukan kado, hanya sebuah catatan refleksi untukmu, tentang dirimu dari sudut pandangku.

Menjelang satu tahun mengenalmu, saya sedikit tahu dirimu lewat cerita-ceritamu, walaupun kau menceritakannya dengan terpaksa, karena kau tipe pendiam dan susah diajak untuk cerewet. Kwkwkw. Yah sepintas orang akan menilaimu seperti itu, tapi buku tidak boleh hanya dinilai dari sampulnya bukan? Pembawaanmu yang cuek menjadikan orang menilaimu tertutup, tapi sebenarnya tidak seperti itu, yah saya pernah menjadi korban keusilanmu, mengedit fotoku dan sering mengirimiku gambar ular. 

Saya sedikit tahu tentang masa kecilmu hingga tumbuh remaja, yang kutahu masa kecilmu ditempa dengan perjuangan dan kau sering mengatakan "saya sudah terbiasa hidup susah". Ayah meninggalkanmu lebih dulu saat kau masih duduk di sekolah dasar dan itu membuat ibu harus membesarkanmu dan kelima adikmu seorang diri. Katamu, wanita luar biasa itu tidak menikah lagi sepeninggal ayah walaupun banyak yang melamarnya, karena dia ingin fokus membesarkan kalian. 

Waktu terus bergulir, usiamu kini tidaklah belia lagi. 32 tahun bukan waktu yang singkat, selama itu kau telah mengecap pahit manisnya hidup.

Kau teman diskusi yang baik, tidak menggurui walaupun wawasanmu lebih banyak dariku. Dalam setiap diskusi, kita sering berbeda pendapat karena sudut pandang kita berbeda.

Ada satu yang membuatku bangga, kau manusia langka! Tetaplah menjadi manusia langka dalam profesimu, disaat teman-temanmu banyak menjajakan diri dengan perbuatan tercela, tetaplah menjadi kk bro yang kukenal saat ini, tegas, disiplin dan jujur. Tetaplah seperti itu.

Yah jujur tidak memberimu banyak teman, tapi akan memberimu teman yang baik.

Pastikan kau selalu mengingat pesan ibu, "ambil hakmu, dan tinggalkan yang bukan hakmu." Orang jujur tidak akan tertukar.

Semoga, semua harapan baikmu dan semua doa baik yang terlantun untukmu selama ini diijabah oleh Allah. Allah selalu menyertai langkahmu, menjagamu dari maksiat dan mara bahaya, dan menetapkan hatimu selalu dalam kebenaran. :)

Comments

  1. Mantap...

    Sy sudah lama menunggu tulisan tentang Kk bro, Fanatik city itu. Hahaha sudah makan pizza belum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kwkwkwk ada yang nongol... Belum, belum ketemu waktunya... Apalagi puasa

      Delete
  2. Anonymous00:59

    Nice

    ReplyDelete
  3. ayash02:41

    Wah ada tulisan baru... Keren nih... Selamat milad untuk kakak bro nya

    ReplyDelete
  4. Anonymous23:19

    Suka banget

    ReplyDelete

Post a Comment