TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Sahabat-Sahabat Cahaya

"Carilah sahabat bukan karena ia bisa mengajakmu keliling dunia, tapi ia bisa mengajakmu ke jalan syurga. Yah itulah sahabat-sahabat cahaya."
>>>>

Kesalahan fatal saya waktu itu adalah tidak membawa alat penerang. Padahal saya sudah tahu bahwa kami akan mengadakan perjalanan siang dan malam. Maka sayapun mendapat batunya, di tengah lebatnya hutan, dinginnya udara dan gelapnya malam, entah berapa kali saya tersandung bebatuan dan akar pohon yang menjalar dimana-mana, bahkan dua kali menginjak kotoran sapi. Sial bukan? Untung saja, banyak teman yang membawa senter dan bisa menumpang sedikit cahaya kepada mereka sampai tiba di tujuan.

Pelajaran yang saya dapat bahwa dalam menjalani hidup ibarat berjalan di tengah belantara, kompasnya adalah al-quran dan sunnah sedang sahabat yang beriman adalah cahaya-cahaya itu. Jika kau disergap gelap maka mendekatlah ke sumber cahaya agar kau diterangi. Dan seharusnya kita menjadi cahaya agar bisa menerangi orang lain atau setidaknya kita saling menerangi.
>>>

Rasul yang sangat saya rindukan pernah berpesan kepada para sahabatnya dalam urusan memilih sahabat.

“Agama Seseorang sesuai dengan agama sahabat dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi sahabat dekatnya.” (Tirmidzi)

"Perumpamaan sahabat yang baik dan sahabat yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari)

Jadi siapa sahabatmu? Adakah mereka sahabat-sahabat cahaya yang memperkuat imanmu? Sahabat yang akrab dengan air wudhu atau wajahnya gersang dari air wudhu?

Saya teringat pesan seorang teman:

Jika kau ingin mendapatkan banyak teman, maka siapkan saja banyak makanan. Jika kau ingin mendapatkan sahabat, siapkan hati untuk bersabar. Jika kau ingin mendapat pasangan, beranikan diri untuk melamar.

2 comments:

  1. Anonymous04:17

    Melamarlah kawan... Ada akhwat tungguki'.

    ReplyDelete