TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Real Madrid vs Atletico Madrid, Tentang Takdir dan Taktik

Goal yang dicetak oleh Ramos pada menit ke 93 membuat Madridista bersorak gembira, beragam ekspresi mulai dari lompat kegirangan, berteriak histeris, memukul meja bahkan ada yang meneteskan air mata bahagia. Dramatis seperti jalannya laga final liga champions ini. Laga antara Real Madrid dan Atletico Madrid itu memberikan pelajaran berharga, bukan hanya tentang taktik tetapi juga tentang takdir.

Pemain Real Madrid hebat, mempunyai mental yang kuat, itulah mental yang harus dimiliki para pemenang. Tertinggal 1-0 dari ATM hingga menit tambahan tidak membuat semangat mereka pudar bahkan tetap berkobar, serangan bertubi-tubi itu membuahkan hasil, Ramos menjadi pahlawan untuk Real Madrid.

Pelajaran lain adalah tentang takdir, saya yakin bahwa beribu tahun silam, nama Real Madrid sudah tercatat di lauhul mahfudz sebagai pemenang liga champions, bahkan Ramos, Bale, Macelo dan Ronaldo pun sudah tercatat sebagai penyumbang goal. Kerja keras itu adalah usaha untuk mencocokkan siapa yang sudah tercatat di lauhul mahfudz. Jadi apapun rintangan yang dihadapi oleh Real Madrid, mereka tetap punya pembuka jalan untuk jadi pemenang.

selanjutnya tentang sikap wajar dan waras. Sebagai penonton kita harus bisa mengontrol lisan untuk tidak bersumpah serapah dalam menyikapi kekalahan dan tidak over dalam menyikapi kemenangan club yang kita dukung.

Juga ada pelajaran tentang kematangan iman, pertandingan masih berlangsung ketika adzan subuh berkumandang, inilah ujian yang berat bagi para pecinta bola. Iman kita dihadapkan dua pilihan, antara memilih Allah atau laga final liga champion. Ketika Real Madrid mengangkat tropi kemenangan, apakah kita juga sudah memenangkan iman?

Sepertinya hanya itu catatan kecil saya tentang laga Real Madrid dan ATM, saya tidak akan mengomentari tendangan dan sundulan pemain kedua kubu yang banyak meleset karena tendangan dan sundulanku jauh lebih jelek dari mereka. Hehe!

Selamat buat Real Madrid, selamat buat Madridista, dan selamat buat mereka yang memenangkan iman atas godaan. :-)

2 comments:

  1. Tapi dumba2 ji itu sampai hampir berakhir babak ke2... Haha

    ReplyDelete