Kawan, Kau Percaya Kekuatan Doa?

Kawan, kau percaya pada kekuatan doa? Seperti doa Ibrahim ketika meninggalkan Hajar dan si bayi mungil bernama Ismail di padang gersang tak berpenghuni, atau doa Ibu Musa saat menghanyutkan Musa di sungai atas perintah Allah, pun doa Ya'qub dengan tetesan air mata mengharapkan keselamatan bagi anak terkasihnya Yusuf. Doa itu terlantun penuh cinta dan kepasrahan, Doa-doa itu seperti dekapan hangat orang tua, memberi rasa aman dan nyaman bagi yang didoakan. Allah sebaik-baik penjaga, maka titiplah orang-orang yang kau sayangi dalam penjaganNya.

Kawan, karena saya mencintaimu, namamu kutitip dalam penjagaan terbaik Tuhanku, bagiku menyebut namamu dalam setiap doa adalah sebuah keharusan, karena kebaikanmu adalah kebahagiaan untukku. doa-doaku sederhana kawan, hanya ingin kita tetap dipersaudarakan dalam Islam dengan ikatan iman yang kokoh bukan ikatan duniawi, pun saya meminta kepada Tuhan pemilik hati dan raga kita, agar kiranya selalu menjaga kita dari maksiat yang hina. Bagiku kamu adalah seorang teman yang baik semoga di mata Allah juga demikian, yang dapat kulihat dari dirimu hanya kebaikan-kebaikan tapi Allah pasti melihat kebaikanmu yang tidak kulihat, dan Allah juga tahu keburukanmu yang tidak kutahu. begitupula dengan diriku, mungkin kau tahu kebaikan dan aibku, namun Allah lebih banyak tahu dari apa yang kau tahu. Kudoakan Allah tidak membuka aibmu, doakan pula Allah menjaga aibku. 

Kawan, bagiku cinta itu adalah sebuah penjagaan agar orang-orang yang disayangi tidak terjerumus dalam kehinaan, doa-doaku yang terlantun adalah caraku menjagamu dan caraku menjaga diri, karena saya yakin doa yang terlantun untukmu juga akan dijawab oleh malaikat dengan ucapan : "doa yang sama untukmu"

Kawan, saya hanya memiliki dua kaki, dua tangan, dua mata, dua telinga dan satu mulut, dengan begitu kita punya keterbatasan untuk saling menjaga, namun kita tidak pernah kehabisan doa-doa yang baik, doakan kebaikan untukku kudoakan kebaikan untukmu, kita saling menjaga dalam doa-doa.

Kawan, kau percaya pada kekuatan doa? Seperti Hajar dan Ismail yang hidup tanpa kekurangan walau ditinggalkan Ibrahim dalam waktu yang lama, atau Musa yang selamat dari niat jahat Fir'aun yang ingin membunuhnya, bahkan Musa aman tinggal di istana musuhnya, pun Yusuf yang tampan rupawan menjadi bendahara negara setelah melewati lika liku kehidupan. Doa-doa itu penjaga bagi mereka yang tidak punya kuasa, hanya Allah yang punya kuasa.

Kawan, namamu akan selalu kusebut, wajahmu akan selalu terbayang setiap kali rabithah terlafas. sebuah cita bahwa kita akan bercengkrama di tepi telaga kautsar, menikmati lezat dan bening airnya seraya bernostalgia tentang masa-masa ini ketika kita saling menyebut nama dalam doa-doa penuh pengharapan.

Comments

  1. ayas hikari03:20

    Jazakallah brader, doa kita akan saling berpelukan mengetuk pintu langit

    ReplyDelete
  2. Hafiz03:21

    Awie... ternyata kau juga menyebut namaku... uhibbuka fillah broooo

    ReplyDelete
  3. namamu juga Wie... kau sahabat saya mencintaimu karena Allah

    ReplyDelete
  4. Terima kasih saudaraku... Kalian sahabat yang baik, tetap saling mendoakan

    ReplyDelete

Post a Comment