TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Musibah Lagi, Mari Muhasabah

Subuh masih meninggalkan jejak sejuknya saat saya membuka whatsapp untuk absen ODOJ pagi ini, sudah ada beberapa obrolan di group OJOD, mungkin teman-teman sudah laporan duluan, ketika kubaca ternyata bukan obrolan tentang ODOJ tapi tentang musibah yang kembali terjadi di negeri ini. Beberapa teman yang tinggal di pulau Jawa sana mengabarkan meletusnya gunung kelud tadi malam (13/02). Hujan kerikil dan abu menghantam beberapa wilayah di sekitaran gunung kelud. Ratusan ribu warga mengungsi, seketika saya termenung musibah demi musibah melanda negeri ini, tidakkah kita memperbanyak muhasabah?

Mulai awal tahun 2014 hingga pertengahan bulan februari kita dikejutkan dengan beragam musibah di negeri ini, banjir Jakarta, erupsi sinabung, banjir bandang Manado dan meletusnya Gunung Kelud. Apakah ini terjadi murni karena kerusakan alam sehingga kita hanya harus melakukan pertobatan ekologis? Ataukah dosa-dosa moral kita memberikan sumbangsih yang besar pada musibah-musibah ini? Entahlah! Kita perlu muhasabah diri masing-masing.

Saya yakin setiap musibah pasti ada sebabnya, apakah ini untuk menguji keimanan ataukah sebagai teguran. Pertobatan ekologis itu harus, karena Tuhan memang memerintahkan kita untuk tidak berbuat kerusakan di muka bumi. Namun pertobatan atas dosa-dosa moral kita juga tidak kalah penting.

Bagi mereka yang mengatakan jangan kaitkan musibah yang terjadi dengan dosa-dosa ini murni bahasa alam, tidakkah mereka melihat sejarah ummat terdahulu, bahwa Allah menegur mereka dengan bencana alam? Ummat Nuh dengan tsunami, kaum Luth dengan dengan tanah yang terbalik, bani israil dengan suara petir yang menewaskan?

Saya tidak ingin melempar kesalahan kepada siapapun, mari bermuhasabah mungkin kitapun memberi sumbangsih atas kejadian-kejadian ini. Wallahu a'lam

No comments: