TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

99 Cahaya Di Langit Eropa, Amazing!!!

Amazing! Saya kagum setelah menonton film 99 Cahaya di Langit Eropa, film itu membuatku makin bangga sebagai seorang Muslim. Sangat suka!!! Film yang diadaptasi dari novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais & Rangga Almahendra memang terdapat beberapa perbedaan dengan versi novelnya. Tapi tidak menjadi masalah, dengan begitu film ini terasa lebih hidup, apalagi film ini memamerkan suasana Kota Wina dan Paris. Keren.

Jujur saja, saya sangat penasaran dengan sungai Danube dan Bukit Kahlenberg itu. Sungai Danube yang membelah Kota Wina jadi dua itu katanya adalah sungai yang menginspirasi Johann Strauss menciptakan lagu waltz the blue danube. Sedang dari bukit Kahlenberg kita bisa menelanjangi kota Wina, Austria. Wow... Dan terbukti rasa penasaranku terbayar di adegan film itu. Benar-benar indah!

Saya juga paling suka dengan adegan di meseum Lourve, tempat lukisan bunda Maria yang katanya dipinggiran kerudungnya terdapat lafadz Tauhid. Ini adalah adegan yang paling kutunggu, saat Marion menjelaskan kepada Hanum tentang detail lukisan Bunda Maria yang ada di depannya. Merinding uey!

Film ini adalah karya anak negeri yang patut diapresiasi, ternyata masih ada film bergizi di Indonesia di tengah maraknya film horor yang tidak menyeramkan tapi lebih menggairahkan.

Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto ini banyak mengajarkan pesan moral tentang toleransi dalam beragama, dakwah indah dan keistiqamahan sebagai muslim di tengah suasana asing. Rangga kukuh tetap menjaga sholatnya walaupun dalam keadaan terdesak, Fatma, Marion dan Ayse yang tetap istiqamah dengan jilbabnya. Betewe Raline anggun juga jika mengenakan jilbab.

Dalam film yang berdurasi 96 menit itu Acha Septriasa berperan sebagai Hanum, Abimana Aryasatya sebagai Rangga, Raline Shah sebagai Fatma, Dewi Sandra sebagai Marion.

"Paris itu tidak hanya Eifel, Aku menemukan imanku disini." Kata Marion yang paling berkesan.

Ehm ehm... Waktu saya nonton film ini, ternyata saya dikelilingi oleh Fatinistic. Sebelumnya saya memang bertanya-tanya, Fatin berperan sebagai siapa yah di film ini? Dan saya juga penasaran sebenarnya ingin melihat bakat acting pemenang X-Factor itu, dan di detik-detik terakhir film, Muncullah Fatin yang sedang syuting video clip religi di Austria. Sontak Fatinistic berteriak Fatin Fatin foya... Fatin Fatin foya... Saya ikut berteriak. #eh Fatinistic juga? Hehehe tidak ding!

Dan pemirsa... Hanum mengajak kita ke Andalusia pada 99 Cahaya Di Langit Eropa part 2. Coming soon.

Kapan yah bisa keliling Eropa juga?

1 comment:

  1. ayas11:36

    Keren akh bro. Tapi kok tidak ditulis nonton sama siapa.

    ReplyDelete