TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Kado Milad: Muiz Asli Produk Lokal

Namanya Muizuddin asli produk lokal, jika melihat sekilas maka kalian akan menyangka bahwa Muiz adalah blasteran, karena tekstur wajahnya ke arab-araban, tapi ketika mendengar suaranya dan logatnya maka keyakinanmu akan buyar, Muiz asli orang sinjai dengan tambahan “lo” di setiap akhir kalimatnya. Contoh “mauki’ kemana lo? aro waseng lo?” Hanya orang Sinjai yang bisa seperti ini.

Jika saya ditanya dan diminta memberi tanggapan tentang Muiz, maka ingatan saya akan kembali pada zaman batu, dimana seorang anak kecil dengan kepala agak plontos, ditumbuhi sedikit rambut, kulit cokelat tua terpanggang matahari,  wajahnya sering dihiasi warna cokelat seperti susu cokelat yang mengering, tapi itu bukan susu melainkan ingus yang mengering, wajah dan mata yang bulat, dia sering keliling ma’had dengan celana training ijo plus baju kaos merah yg entah pernah dicuci atau tidak, tidak pakai sandal. Itulah Muiz zaman dulu. Tapi kata orang “Lain bolu lain cakalang, lain dulu lain sekarang!” Anak kecil yang cemong itu telah berubah menjadi sosok dewasa yang keren.

Seorang teman pernah bercerita tentang Muiz, “Waktu ke al markaz, saya masuk mesjid, di pintu ada orang yang senyum-senyum sama saya, tapi saya tidak kenal jadi cuek, maklum sudah beberapa tahun baru menginjak pesantren. Ternyata yang senyum-senyum tadi itu Muiz, padahal dulu jelek, sekarang gagah tawwa!” Kurang lebih seperti itu pernyataan seorang teman, yang tidak mau disebutkan namanya. Nah Muiz keren kan?

Bukan hanya itu, dari sms survey tentang Muiz yang dikirim ke alumni, banyak yang mengatakan Muiz itu orang baik. Bahkan ada yang mengatakan “Muiz itu menggemaskan.” Saya sempat merinding membaca sms tersebut, Muiz menggemaskan? Apanya yang menggemaskan? Tapi memang pendapat orang harus dihormati, selera orang berbeda-beda. Berikut petikan sms dari teman-teman tapi disebutkan namanya, takut terjadi perang dunia ketiga, atau terjadi lamaran dadakan.

“Klo menurutku sich, orangx baik, sederhana, n bisa dibilang cakep dikit, truz orangnya juga lucu.”
“Kalem, punya hasrat terpendam, lurus2 jhie.”
“Muiz itu gak gampang marah”
“Bagus orangnya tawwa nda seperti saya”
“Muiz itu orangnya polos sekali, tidak pilih-pilih teman.”
“orangnya gemesiiin.”
“Yang saya tau, dia itu orangnya ceria, kocak, saat teman2 lagi ngumpul, gak seru kalau tidak ada dia.”
“Muiz itu pendiam, tidak banyak neko2ji”
“Kurang tau, tapi kayaknya dia laki2 ji”
“Muiz itu calleda”
“Muiz lembut orangnya, walaupun cuek.”
“Muiz lebay”
“Muiz itu cuek dan sombong.”
“Muiz itu laki2 sejati”
“Muiz tidak terlalu sholeh, tidak terlalu playboy, dan tidak terlalu calleda”
“Muiz gagah, senyumnya manis.”
“Muiz keren tapi LEBIH KEREN PAK KETUA” (Ini pernyataan yang paling jujur)
“Muiz matoani gang”
“Muiz itu agak oon oon, tapi baik tawwa anaknya, enak diajak berteman.”
“Kadang koslet.”
“Temannya Abu Bakar dulu itu toh kak? Muiz suka memancing”
“Gagah dan sholeh”

Itu tadi beberapa sms pujian buat si Muiz, tapi Muiz ternyata kurang popular di mata alumni, sekitar 120 sms yang dikirim, yang membalas ada 87 sms, dan kebanyakan tidak tahu siapa itu Muiz.

“Saya tidak tahu siapa dia.”
“Kurang tau, sudah lama tidak kontak-kontakan.”
“Tidak tahu orangnya.”

Banyak sms dengan nada yang sama, itu artinya Muiz di usia yang ke 21 harus lebih dekat dengan teman-teman.

Hem! Saya rasa ini adalah kado yang terindah buat si Muiz dan INGAT INI TIDAK GRATIS!!!

Semoga makin dewasa imanmu, makin berguna dirimu untuk ummat.

30 comments:

  1. hahahahahahaha,,,,,,,,, Happy Birthday Mu'izuddin ....
    Lucu ka' .... untungnya tidurki muiz.. haampirki micawa sampai pagi,,,,
    kkkkkkkkkkkkkkkkkkk

    ReplyDelete
  2. pastinya saya tdak di kenal juga kanda,,, hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau biasa ketemu saya kenalji itu insya Allah

      Delete
    2. biasa ji kanda,, tapi tdak biasa sharing,,, hehehe

      Delete
  3. dian05:59

    aihhh saya kira Kimbum kak, nda jadi kenalan deh.... kah lokal ji

    ReplyDelete
  4. Azizah06:00

    deh kak Awi na callanya temannya kodong, saya paling suka muka cemongnya...

    ReplyDelete
  5. ayyash07:46

    saya tunggu tulisan selanjutnya bro. gini loh membaca tulisan ente itu menghilangkan capek, enjoy bacanya.... keren keren. oh iya buat mas muiz biarpun produk lokal tapi keren, selamat milad yah

    ReplyDelete
  6. lukman said07:52

    mas bro.... salam dari Amerika, maaf saya baru sempat nongol di blog ente itupun waktu diinfokan sama si Ayss... ane paling suka dengan kalima "wajahnya sering dihiasi warna cokelat seperti susu cokelat kering, tapi itu bukan susu melainkan ingus yang mengering" jihahaha... Ayas pasti nyesel gak mninta tulisan waktu milad kemarin, takut dihancurin

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayyash07:53

      gue gak nyesel mas brow, karena gue tau kalau minta tulisan pasti ane dihancurin di tulisannya.

      Delete
    2. hahaha... ada2 aja... wah wah ini tulisan jadi popular artikel... ayas... kalau di Kairo nanti bagilah pengalaman, biar ane yang nulis mas brow

      Delete
    3. ayyash07:56

      insya Allah habiby,,,, semoga yah kita bisa sharing.... salam dari Misy'al... dah bisa tengkurap dia

      Delete
    4. Untung miladku masih lama.. Keep calm aja lah.. Sudah cukup hidupku hancur krn tulisan2 nya ka awi haha

      Delete
    5. nah untukmu nanti ada tulisan special rasa sanggara peppe

      Delete
  7. vika07:58

    kenalan dong Muiz... hehe selamat milad yah... semoga warna cokelat diwajahnya sudah hilang....

    ReplyDelete
  8. Dian08:00

    bungkusmi itu Vikha, kah masih jomblo jako... kalau saya nda mauja'

    ReplyDelete
    Replies
    1. vika08:01

      ndd.... jangan dibungkus tawwa, cakep begitu mau dibungkus...

      Delete
    2. itu bertengkar lagi... nda apa2ji dibungkus, dijual perkilo ji itu.

      Delete
    3. vikha, Muis minta nomor gimana tuh?

      Delete
    4. Vikha14:24

      jangaaaan.... Muiz terlalu keren, ane minder. hehehe

      Delete
  9. Asik yg jadi entry popular.. Muiz nebeng beken nih.. Selamat milad muiz, kulihat ada komenku juga tuh wah dipublish juga ternyata..ckck makin koplak nih orang si pink mana si pinkkk nyesel saya gak bikin tulisan pas nte milad om grrr

    ReplyDelete
  10. syukron..atas semua doa'nya terkhusus buat kakanda munawir syam..

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Faizah00:15

    numpang baca dan ketawa yah mas....

    ReplyDelete
  13. hahahahaha......... maaf baru baca blognya...
    i like it's ..

    ReplyDelete
  14. komentarku terhadap muiz ko tdk masukin,,?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.... kayaknya terlamabat masuk smsnya ente

      Delete
  15. tulisanta lucu dan menyenangkan salut buat ceritanya ha..ha..keep spririt

    ReplyDelete