Tidak Suka Truk

Saya tidak suka truk! Kendaraan besar itu selalu membuatku jengkel tatkala melihatnya melintas. Di Makassar,sebuah kota besar, mobil truk menjadi masalah tersendiri bagi pengguna jalan raya. Mobil truk menjadi biang kemacetan dan rawan penyebab kecelakaan. Tidak sedikit korban lakalantas penyebabnya adalah mobil truk. Saya sudah muak! Benar-benar muak dengan mobil yang menjadi kebanggaanku waktu kecil dulu, mobil yang kami,anak-anak desa selalu tunggu dan kejar ketika lewat di kampung kami. kami biasa meninggalkan makanan hanya untuk melihat mobil truk sambil berteriak “Oto oto oto” atau bahkan kami mengejarnya sampai perbatasan kampung. Ah masa kecil yang indah.
Kedongkolanku terhadap mobil truk semakin menjadi-jadi setelah salah satu guru ku meninggal karena lakalantas dan penyebabnya adalah mobi truk, tidak berselang lama seorang suami teman juga meninggal dengan kejadian yang sama. Ingin rasanya melempar mobil truk itu ketika melintas di depan mata, geram!!! Setiap hari melihat puluhan mobil truk lalu lalalng di tengah kota, walaupun pemerintah sudah melarang tapi tidak ada tindak tegas untuk para sopir truk itu. Walaupun sudah ada batas jam operasi bagi mobil truk tapi toh tidak pagi, siang , sore dan malam mobil truk tetap berkeliaran dimana-mana.
Entah sampai kapan rasa dongkol terhadap mobil truk itu akan hilang.

Comments

  1. Anonymous23:40

    Saya juga gak suka truk ! Di Kalsel juga sekarang banyak truk bikin jengkel. Problem utamanya pemerintah mempermudah Kredit kendaraan alasannya supaya mengurangi pengangguran juga supaya rakyat kecil juga bisa beli motor (buat ngojek), Truk (buat angkutan) dll. tapi dampak akibatnya Truk, Sepeda motor dan mobil (semua jenis kendaraan) semakin banyak bahkan melebih volume jalan akibatnya jalan mecet. Pemerintah Indonesia bisa dikatakan aneh mengajarkan rakyatnya ngutang.

    ReplyDelete

Post a Comment