Bunda, I Love You

Bagi orang desa sepertiku, mengungkapkan rasa cinta lewat kata-kata kepada kedua orang tua adalah hal yang sangat berat, entahlah ada rasa malu yang teramat kuat untuk mengungkapkannya, tidak semudah yang sering dilakukan orang kota atau yang sering saya lihat di televisi. Namun bukan berarti saya tidak mencintai kedua orang tua saya, bahkan rasa cinta itu sangat kuat, setiap waktu sebelum melakukan apapun saya selalu mengingat wajah mereka, mengingat senyum dan nasehat mereka.

Hari ini bertepatan dengan hari ibu, semua teman-temanku mengungkapkan rasa cinta pada ibunya, di jejaring sosial media banyak teman yang memasang fotonya bersama ibunya, mengungkapkan kata cintanya yang mendalam. Lalu saya seperti apa? Foto bersama bunda saja saya tidak punya, bunda tidak terbiasa difoto. Teringat foto terakhir dengan bunda saat saya penamatan MTS di pesantren, yah sekitar 10 tahun yang lalu.

Saya sangat merasakan cinta yang diberikan bunda dan saya yakin bahwa kebaikan yang selama ini adalah berkat do’a dari kedua orang tuaku. Mungkin saya tidak bisa mengungkapkan rasa cinta kepada mereka lewat kata-kata secara langsung, tapi saya mengungkapkannya dengan baktiku, dengan do’aku yang tidak pernah henti di setiap aku bermunajat.

Allah, Engkau tahu… setelah Engkau dan Rasulmu, orang tuaku adalah yang pertama, ya Rabbi Engkau tahu… di setiap munajatku, sebelum meminta ampunan untuk diri sendiri, orang tuaku lah yang pertama kusebut. Jadikan keluarga kami keluarga yang selalu bercahaya dan kumpulkan kami di syurgaMu.
Untukmu bunda, semoga engkau tetap jadi istri yang luar biasa bagi suami dan teladan bagi anakmu. Semoga Allah membalas semua peluhmu walau setitik. Saya mencintaimu, you are my everything. selamat hari ibu…

Comments

Post a Comment