Goresan Pena buat Kanda Rusdin

 Kado Milad untukmu.
Namanya mengingatkanku pada sebuah kamar sempit dan pengap di kolom rumah atas. Disitulah kami hidup bersama, melewati beberapa rangkaian cerita dengan canda tawa, bukan hanya berdua namun kami tinggal di kamar pengap itu bersama lima orang. Yah aku mengenalnya sudah cukup lama, sejak aku duduk di kelas 1 aliyah 2003 lalu. Jadi sudah berapa tahun yah? 10 tahun sudah aku mengenalnya dan berinteraksi dengannya. 

Yah sangat menyenangkan bergaul dengannya, karena dia adalah sosok yang penyayang. Kadang dia menjadi ayah dan kakak bagi kawan-kawannya, bahkan seorang ibu tapi tidak untuk netek yah! Hihi. Orangnya ramah sehingga banyak cewek yang kecantol dengan keramahannya, walaupun memang keramahannya dijadikan sebagai alat untuk tebar pesona. hehe

Entahlah, usianya kini sudah menginjak angka berapa. Tapi bisa ditebak dari wajahnya bahwa dia sudah tidak muda lagi, sebentar lagi dia akan berlebel kepala tiga. Namun yang menjadi kerisauanku sampai saat ini dia belum menemukan tulang rusuknya, banyak calon tulang rusuk yang pernah dekat dengannya hanya saja belum pas untuk hidupnya.

Hanya satu do’aku untuknya saat ini, diusianya yang kesekian ini, semoga dia segera menemukan pendamping hidupnya, untuk menemaninya mengarungi samudera kehidupan yang penuh dengan ombak yang kadang membuat kita terpelanting. Kerasnya hidup akan terasa mudah jika dihadapi bersama, sekuat-kuatnya Adam ternyata dia lemah tanpa Hawa. Begitupula dirimu, biarpun dirimu kuat bekerja siang dan malam, namun tanpa pendamping hidup kami masih menjadi manusia setengah jadi. Hihi! Ied Milad mubaarak yah!

Oh iya terakhir, namanya juga mengingatkanku pada satu group nasyid akhwat asal negeri jiran, Mawaddah. Kandaku yang saya sayangi lahir batin ini sangat suka dengan lagunya, kami sempat beberapa kali duet di kamar pengap itu. Hihi lagi.

Maaf hanya ini yang sempat saya berikan di hari miladmu, aku tidak mengirim pulsa, hihi karena lagi tanggal tua. Kwkw!

Comments

  1. belumpi kayaknya na baca ka' Rusdin ini ....

    nantipi ku kasi' liat ustadz nah,,,

    ReplyDelete

Post a Comment