TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Detik-detik perpisahan

Kata penyair arab "Bukan perpisahan yang aku tangisi, tapi pertemuan yang aku sesali." karena begitu sakitnya perpisahan, pedihnya mengiris!
Magrib sudah hampir menjelang, ketika sesak mulai menggumpal di dada. Kucoba untuk menenangkan hati dengan membaca ayat-ayat, namun diantara ayat-ayat yang kubaca hatiku semakin luluh, tak kuasa menahan sesak namun kupaksakan. Kulihat para santriku yang sedang menggoreskan beberapa pesan buat saya dalam bentuk surat, mulut mereka terkatup. Adakah mereka juga sedih? Entahlah, yang jelasnya kudapati seorang santriku sedang menulis dimimbar mesjid dengan mata sembab. Ah... Aku ingin tetap bersama kalian, mengaji, buka puasa, sholat, tarawih, berkisah dan tertawa. Moment yang sangat langka kudapati di daerahku. Kalian adalah anak yang baik.
Inilah pertemuan terakhir dengan santriku sebelum berangkat ke Makassar. Ah detik-detik perpisahan yang berkesan. Semoga kita bisa bertemu kembali.

No comments: