Aku. Kita dan Suppa'

Rabu, 21 July 2010


Aku, kita dan Suppa’! kita ditakdirkan untuk menjalani sebagian waktu kita disebuah pantai, di pinrang sana. Perjlanan yang cukup melelahkan dan membuat kening berkerut akibat letih itu memberikan kesan menggunung. Diantara tetesan keringat ada kilauan ukhuwah, diantara sepotong senyuman tersimpan arti sebuah kebersamaan. Yah!

Aku, adalah kata keegoan! Mungkin tidak bisa lepas dariku. Tapi dengan adanya “kita” maka ke-aku-an itu sedikit demi sedikit berkurang. Sahabat! Aku, kita dan Suppa’ menjadi saksi sejarah kelak. Anak manusia yang berlomba membuat istana pasir dipinggir pantai, anak manusia yang menenggelamkan sampan di tengah laut, anak manusia yang bersorak ria menampilkan kreativitas, ternyata merekalah yang akan mengukir sejarah dan peradaban. Tentang kepedulian dan masa keemasan. Kita dan Suppa’, biarkan aku-nya tenggelam dalam kebersamaan.

Comments