TERBARU

recentposts

Ukhuwah

[ukhuwah][twocolumns]

Resensi Film

[Resensi Film][twocolumns]

BUMI AZHAR

[bumi azhar][twocolumns]

Opini

[opini][bsummary]

Subuh yang Nikmat

Suara langkah kakiku berpadu dengan suara binatang malam yang sedang bertasbih kepada Tuhannya saat kumenyusuri subuh yang masih gelap. Langkahku kupercepat, aku ingin segera sampai di rumah Allah untuk bersujud. ada kegelisahan yang membebani ranting pikiranku, ada masalah yang bercokol di dahan hatiku, aku tidak sanggup dibebani masalah ini.

Sayup-sayup mulai terdengar sahutan tilawah al-qur’an dari menara-menara mesjid, aku bergetar, langkahku mulai memberat. Tapi kupaksakan untuk bergerak. Ya Rabb sambut hambamu, aku butuh bantuanmu, aku butuh dikuatkan.

Aku berdiri di depan mesjid, kumengadah ke langit, gelap. Tidak ada rembulan yang ada hanya bintang yang menari dengan kerlipnya, dan fajar sudah tersenyum di ufuk timur. Mesjid masih sepi.

Ya Allah maafkan hambamu jika subuh ini terlalu cengeng di hadapanMu, aku menangis bersimpuh padaMu, aku merasa sangat lemah dan tidak pernah selemah ini. Rengkuh aku ya Rabb dalam kasihmu, subuh ini ku ikrarkan bahwa aku mencintaiMu di atas segalanya.

Ah... inilah subuh ternikmat yang pernah ada, disaat air mata jatuh membasahi pipi, dia adalah air mata rindu, dia adalah air mata cinta, dan semoga air mata ini akan terus mengalir di subuh yang akan datang. Ya Rabb, hamba ingin mengucapkan sesuatu, “ Aku mencintaimu dari lubuk hati yang paling dalam, Kau tidak pernah meninggalkanku disaat orang lain meninggalkanku, Kau tidak pernah mengecewakanku, Allah betapa diri ini sangat mencintaimu.”

Subuh yang nikmat

No comments: