Losari di Bawah Naungan Langit

Malam yang begitu ramai, ratusan orang lalu lalang tiada henti. Suara dentuman musik dan lagu yang dinyanyikan oleh artis ibu kota terasa memekkan telinga. Banyak orang bergoyang ikut irama, mulut pun menyenandungkan lirik lagu. Namun aku dan seorang sahabat mencoba menyepikan diri dalam keramaian. Duduk memandangi pantai dan menikmati goyangan ombak. Yah sekedar melepas penat di akhir pekan.

Kawan lihat! Disudut sana dua orang sedang bercumbu, saling melepas rindu, berpelukan tiada ragu, talah menjadi candu, dipandangi mereka tambah menjadi. Pasangan muda-mudi yang sedang merayakan cinta dibawah naungan langit di pantai losari. Ah... kumelirik langit, apakah dia bermurka?

Kawan lihat! Seorang perempuan dengan wajah yang mengeras mencaci maki kawannya. Mulutnya begitu ringan berdurja, Suaranya melengking, tidak peduli dengan suasana sekitar. Dia menumpahkan amarah dengan sumpah serapah. Aku terpaku, perempuan bisa sekasar itu? Perempuan itu menumpahkan amarahnya di bawah naungan langit di pantai Losari. Ku menatap ombak pantai yang bergoyang, kudengar gemuruhnya, ada amarah yang terpendam.

Kawan lihatlah! Seorang anak kecil sedang berjalan ke arah seorang perempuan yang sedang duduk bersama kawan-kawannya, dia membawa buku untuk dijualnya, pemandangan ini sering kita dapati di jalan raya. Wajah anak yang begitu kusut, penampilan yang dekil dan tidak terurus, kaki bertelanjang ria dengan kuku panjang yang hitam. Wajahnya terdapat coreng hitam, begitu menyedihkan. Suaranya bergetar saat menyodorkan jualannya. Kawan, dia tersenyum memandang tiga perempuan di depannya, aku terenyuh, anak itu masih bisa membagi senyum dalam kondisinya yang begitu menyedihkan. Tiga perempuan itu membalas senyumnya sambil mengacak lembut rambut anak itu. Mereka kemudian saling berbagi tawa, begitu hangat. Mereka merayaka kepedulian di bawah naungan langit di pantai losari. Kembali ku melirik langit, adakah langit sedang tersenyum? Lamat-lamat kudengar gemuruh ombak, ada keharuan yang tersembunyi. Kumerasakan bisikan angin, dan angin pun menitip pesan buat mereka yang tetap menebar kebaikan buat sesama.

Comments